What do you know about best friend?
Henri Nouwen berkata bahwa….
“Sahabat yang bisa diam bersama kita dalam masa keputusasaan atau kebingungan,
yang bisa tinggal bersama kita dalam masa dukacita dan kehilangan,
yang bisa menoleransi ketidaktahuan, ketidaksembuhan,
dan bersama kita menghadapi kenyataan akan ketidakmampuan kita,
itulah seorang sahabat yang peduli.”
Walaupun seorang sahabat selalu peduli dengan Anda, Phyllis Hobe memiliki pendapat lain bahwa tidak selalu kepedulian diartikan sebagai berbagi dalam segala hal. Ia bertutur bahwa…
“Sahabat tidak menyuruh Anda berhenti bersedih saat Anda sedang bersedih,
Sahabat tidak menawarkan pemecahan untuk masalah yang tidak ingin Anda pecahkan,
Sahabat tidak memotong pembicaraan saat Anda ingin bicara”
Sahabat juga tidak harus selalu ada bersama Anda….
“Sahabat tidak duduk di sini
ia sedang pergi…
terbang dengan sayap-sayapnya, mengitari sekelilingnya,
menyapa setiap orang
menjamah setiap hati
membalut setiap luka
membelai setiap tekad
Sahabat tidak duduk di sini
Ia sedang pergi…
dan akan kembali duduk di sini
untuk dikuatkan
oleh sahabatnya”
Jadi siapakah sebenarnya sahabat itu?
Ang Tek Khun menjawab: Ia adalah…
“Seseorang yang lari seribu mil dengan tergesa dan kembali dengan segelas air saat melihat bibirmu kering”
“Seseorang yang terjaga semalaman dan menyelimutimu dengan tatapan matanya saat melihat tidurmu gelisah”
“Seseorang yang selalu menyediakan danau teduh melalui binar matanya kala menatapmu meski ia baru saja melewati hari yang panjang dan melelahkan”
“Seseorang yang mengirimkan surat dari negeri seberang hanya untuk mengucapkan menyapa dan memberi salam untukmu. Ia tetap setia menunggu surat balasan darimu meski ia tahu bahwa kau takkan mengiriminya surat balasan”
Jika kembali dilihat barangkali kita akan menyimpulkan bahwa
“Memiliki sahabat adalah hal terbodoh yang dilakukan setiap orang
tetapi orang akan lebih bodoh jika ia tidak memiliki sahabat”
Oh sahabat…
“I thank you
Dearest friend of mine,
for all your love and prayers,
I know you are God’s gift to me,
as proof, He really cares”
-Fin-
Adopted from Ang Tek Khun poetry book titled ‘The Touch of Friends’